Kamis, 18 Desember 2014

Rindu

Ketika hati ini membeku ke detik lampau,..helaan nafas dan senyuman menjadi jawaban. Waktu itu bergulir dan aku... ...
Bayangan asaku tak semetris dengan apa yang terukir. Hati ini tersenyum tapi luka dan kecewa menjadi dominan. Aku rindu saat itu, aku menyesal dengan pilihanku tapi tetap aku bersyukur. Setiap serpihan seakan melukaiku... kehilangan, yah aku kehilangan. Kehilangan arahku, kehilangan pilihanku, kehilangan detik yang sia-sia dan terpecah menjadi tiga kepingan.
Kepingan 1
Mereka yang tak bisa kusentuh dengan cara apa pun, lantunan doa lah yang menjadi pelipur lara ini. Aku rindu, aku ingin memeluk mereka...aku ingin menjadi bagian senyum mereka...
Kepingan 2
Mereka yang bisa kusentuh tapi tak boleh kusentuh. Mereka yang awalnya menjadi bagian oksigen hidup ini, tapi seakan pilihanku dan kenyataan berbeda tujuan. Aku rindu, aku simak tiap detik yang terekam dan aku cukup bodoh tetap ingat, ingin serta masih bertanya.
Kepingan 3
Mereka yang jauh dan bisa kusentuh walau butuh perjuangan. Aku seakan selalu diajarkan menerka. Aku takut kehilangan mereka tapi aku takut dengan goresan hati mereka, aku berharap mereka tetap baik dengan segala ujian yang ada serta tersenyum bersama akhirnya.
Dan aku tetap tersenyum, aku nyakin bisa melangkah lebih baik dan masih dikelilingi anugerahMu... hanya saat ini aku sedang rindu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku Hanya

Banyak hal yang ingin aku tulis Rangkaian isi hatiku ini terlalu penat dan bertumpuk Aku hanya ingin disayang  Aku hanya ingin bisa berekspr...