Senin, 22 Desember 2014

Desember oh Desember

2009...dia mengajar kelasQ... Aku sudah tertarik... tapi aku menepis dan menekan rasa itu. seperti imposible or rasa sesaat seperti biasanya.
hingga semuanya mencapai klimaks 20-12-2012 melumpuhkan hati ini...meneteskan air mata seharusnya utk hari yg bahagia. aku sakit...
tapi itu belum cukup...
maret 2013 seperti benar2 akhir semuanya. tapi disaat itu aku masih ingkari rasa itu...walau aku baru tau kamu sebenarnya kamu melakukan itu karena kamu tersakiti akan sikap dinginku...hahahaha...
kita sama...kita menekan ego dan gengsi kita...
Desember 2014 aku hanya mengingat semuanya...utk tahun 2012... tahun 2013ku dengan kebimbanganku dan sempat ada senyum karena hadirnya penghibur walau sesaat.
kini...aku hanya menunggu jawaban lagi... apakah 2014 kembali penghibur sesaat... dan teringat kembali sesak,sesal,kecewa,marah,rindu.
biarkan galau ini sesaat...karena aku tau esok rasa ini memudar...
gudnet...

Kamis, 18 Desember 2014

Rindu

Ketika hati ini membeku ke detik lampau,..helaan nafas dan senyuman menjadi jawaban. Waktu itu bergulir dan aku... ...
Bayangan asaku tak semetris dengan apa yang terukir. Hati ini tersenyum tapi luka dan kecewa menjadi dominan. Aku rindu saat itu, aku menyesal dengan pilihanku tapi tetap aku bersyukur. Setiap serpihan seakan melukaiku... kehilangan, yah aku kehilangan. Kehilangan arahku, kehilangan pilihanku, kehilangan detik yang sia-sia dan terpecah menjadi tiga kepingan.
Kepingan 1
Mereka yang tak bisa kusentuh dengan cara apa pun, lantunan doa lah yang menjadi pelipur lara ini. Aku rindu, aku ingin memeluk mereka...aku ingin menjadi bagian senyum mereka...
Kepingan 2
Mereka yang bisa kusentuh tapi tak boleh kusentuh. Mereka yang awalnya menjadi bagian oksigen hidup ini, tapi seakan pilihanku dan kenyataan berbeda tujuan. Aku rindu, aku simak tiap detik yang terekam dan aku cukup bodoh tetap ingat, ingin serta masih bertanya.
Kepingan 3
Mereka yang jauh dan bisa kusentuh walau butuh perjuangan. Aku seakan selalu diajarkan menerka. Aku takut kehilangan mereka tapi aku takut dengan goresan hati mereka, aku berharap mereka tetap baik dengan segala ujian yang ada serta tersenyum bersama akhirnya.
Dan aku tetap tersenyum, aku nyakin bisa melangkah lebih baik dan masih dikelilingi anugerahMu... hanya saat ini aku sedang rindu.

Rabu, 17 Desember 2014

17 Desember 2014

Mungkin benar bahwa kita takkan tahu apabila jodoh kita sudah tiba... Jodoh adalah ketentuan Allah SWT... Kita sebagai manusia hanya berusaha dan doa namun kepastian hanya Allah SWT yang tahu. Jodoh pasti bertemu... namun waktu yang akan menjawab apakah ia adalah orang yang benar tercipta untukmu?
#CopyMayaAdnan #Edit #171214

Selasa, 18 November 2014

Terima Kasih Luka November 2014

Terimakasih... Allah SWT memberikan aku ujian kembali. Aku lelah... tapi aku harus lalui ini.
Ya Allah... aku kecewa dengannya. Entah bohong atau benar itu tetap sama, luka. Kenapa tidak dari dulu dia bilang dan kenapa sekarang.
Selamat aku jauh lebih membencimu dibanding mereka di 2012,2013 dan lainnya.
Aku selalu gagal Allah untuk hal ini. Aku selalu salah, aku terlalu naif.
Allah berikan aku kekuatan... aku berdiri tegar hanya karena mama.
Rasa sayang dan kagum itu telah berubah E...selamat untuk luka ini.
Good Job kamu sakiti mamaQ...18 November 2014 #insidenFotoKue

Senin, 03 November 2014

Aku Mencintai Dia tapi Aku Bukan Jodoh Dia

Juni 2014 pertemuan yang menarik sepasang baju tetapi kami bukan sepasang. Pertemuan-pertemuan selanjutnya yang buat aku tersenyum... Tapi itu hanya sesaat. hingga ia sakiti aku, mengecewakan aku dan mamaQ. Bermain dengan temanku...apa rasanya? Sakit... utk kedua kalinya. 2012 dan 2013... dengan orang yg berbeda. 2014 aku lepaskan semuanya dan dia juga sudah terlepas dari permainan itu. Tapi kami tetap berbeda, aku dengan duniaku. Aku akui setiap bertemu maka kamu atau lainnya bisa membaca rasa suka itu. Tapi aku takut dan aku tau sikap plin planmu. Hingga november aku keluar dari lingkaran pertemuan-pertemuan kita. Kamu memberikan aku petanda, kamu mengingkan memulai kembali. MAAF...aku tak bisa, september telah kutentukan pilihanku dengan lainnya. Orang yg membuat aku nyaman, mamaku senang, bisa menjadi sandaranku, tertawa dan aku bisa menjadi diri sendiri.
Aku akui rasa itu masi ada, aku ingin itu terhapus tetapi sulit. Hanya waktu yang bisa menjawab. Ya Allah jadikan aku dengan pilihanku ini pasangan suami istri di dunia hingga maut memisahkan. Semoga kamu bahagia walau bukan dengan aku...

Minggu, 12 Oktober 2014

Kau Sakiti Aku Lagi

Ya Allah...kuatkan aku ya rabb... lepaskan dia jika itu yg terbaik. Iklaskan aku...kuatkan mamaku. Aku sayang mamaku...
Jangan biarkan dia kecewa lagi.
Aku ingin pergi...aku sejujurnya ingin benci dia meninggalkan dia. Aku lelah sakit, tapi aku ingin bahagiakan mamaku.
Cukup kecewaQ dengan yg dulu...
Ya Rabb... Lindungi aku, hambaMu ini. Hanya padamu aku berharap dan ,memohon. Jiwa ini sudah rapuh...aku takut. Aku tak ingin menanggis di depan mamaku... kuatkan dan sabarkan kami semua

Jumat, 25 Juli 2014

Ramadhan 2014 dengan Segala Hikmah

Aku semakin kehilangan sahabatku... aku semakin tersakiti. Kau khianat...kau tak jujur. Ya Allah peluk hambaMu ini, aku tau semua ada hikmahnya. Kuatkan aku...sabarkan aku. Iklaskan aku untuk semuanya... trims ya rabb atas kebenaranMu untuk aku.
Amin ya rabb... met jalan ramadhan
Kangen tante dan omQ

Sabtu, 28 Juni 2014

Selamat tinggal nyanyok...

25 Juni 2014 semuanya terlihat sedikit demi sedikit siapa kamu... sahabatku. Yah aku anggap kamu sahabatku. Aku sayang kamu seperti saudara sendiri. Tapi semua berubah. Allah membukakan mataku. Sapa kamu sebenarnya... walau banyak sesal,aku terlalu percaya ke kamu. Semua rahasiaku ditanganmu. Tapi nasi sudah jadi bubur.
Yang makin aku tau kini... jangan pernah mengangtungkan nasib ke sesama manusia, jangan pernah mengharap balasan kebaikan kita ke orang lain, lihat positif sesorang walau hanya 1% dr 100% walau sulit dan salat adalah rem serta cahaya kehidupanQ.
Trims mama k2 ku... sabarkan dan kuatkan aku ya Allah... bismillah... carpe diem.

Minggu, 11 Mei 2014

Aku mulai mencintainya tapi aku mulai membencinya

Aku ingin menanggis. Aku ingin berteriak. Aku tanpa sadar memilih dia yang aku tahu pasti sakiti aku. Aku telah mendengar nasehat teman baikku tapi aku masi berharap dia berbeda. Aku ingin mengubahnya. Ternyata dulu dan kini sama. Aku tak bisa dengan orang seperti itu. Tapi kini aku lebih kecewa. Aku mulai mencintainya tapi aku juga mulai membencinya. Terimakasih atas semua rasa ini.

Sabtu, 26 April 2014

Aku Benci Dia

Aku disakiti orang terdekatku. Aku benci...aku capek. Aku mual...aku sakit hati. Aku benar-benar lelah. Aku bosan ya Allah. Aku ingin pergi. Rasanya sakit ya Allah. Aku ingin sendiri ya Allah. Aku tak tahu lagi.

Rabu, 16 April 2014

Kuatkan dan perlihatkan pilihan pendampingku

Di depanku, aku lebih memilih yg lebih nyata untuk kehidupanku (E...F) Tapi kembali lagi Allah memberi flashback untuk masa lalu. ALLAH apa ini hanya kebetulan. Jangan biarkan aku selalu salah paham dengan nasib dan arah hidupku ya Rabb.
Tunjukkan ya Rabb yg terbaik utkQ di dunia dan akhirat. Yg bisa melindungi dan menjaga dan menerima baik serta buruknya aku. Amien...
Terimakasih Allah...bantu hambaMu ini.

Selasa, 15 April 2014

Aku Takut dan Aku Ingin Berubah

Aku takut ya Rabb... minggu ini abangQ pindah ke tarakan. Abg yg menjadi penopang bahkan kadang bisa lebih bijaksana daripada bapak. Aku takut ya Allah... aku takut tidak bisa menghadapinya. Aku takut ya Rabb... seharusnya aku yg pergi tapi abangQ yg pergi. Sedangkan abang 1 ku tak bisa seutuhnya menjadi abangQ. Ya Allah aku sungguh takut...

Yg aku tau pagi ini...aku sebaiknya berubah. Aku sebaiknya lebih mandiri dan menjadi pendiam saja. Lebih banyak berzikir dan salawat utk Mu ya Rabb karena sungguh aku takut. Aku hanya ingin tegar dan bisa diandalkan utk mamaQ dan lainnya. Aku tak tahu...om penompang keluargaQ pergi...tnte yg pendengar dan penyayangQ pergi. Aku sendirian dan aku takut. Bismillah

Kamis, 03 April 2014

Malam Jum'at

Syahdu lantunan ayat suci terdengar hingga ke hati ini. Aku rindu tanteQ. Aku ingat akan kenanga malam tahun baru kemarin di lantai 4 rumah sakit antonius,aku berharap akan mukzizatMu ya Rabb... aku rindu tanteQ. Diantara deruan mercon dan kembang api,ada beberapa insanMu yg menanggis pilu. Aku belum membahagiakannya. Aku rindu dengan kehadirannya... 1 januari 2014, jam 8:45 *miss u tante Jung

Kamis, 27 Maret 2014

Kepergian Mereka

1 januari 2014 tanteQ pergi. 18 maret 2014 omQ pergi. Semuanya terasa mimpi. Terasa begitu cepat. Kadang aku bisa berupaya menganggap tak ada yg terjadi tapi disaat aku sadar dan tak bisa mengingkari hati ini pedih. Tante dan om aq belum bisa bahagiakan mereka. Aku rindu mereka... tanteQ aku belum peluk tante. Aku masih ingin bersenda gurau... tante,om...aq sayang kalian. Ya Rabb...terimakasih telah menghadirkan mereka dihidupku. Ya rabb kuatkan dan iklaskan aq.

Rabu, 26 Februari 2014

Pasca sarjana

Bismillah... ya Rabb... aku ingin mengambil pasca sarjana tahun ini. Aq ingin diterima ya Allah. Tunjukkan jalan terbaikMu kepada hambaMu ini. Aku hanya ingin ini menjadi jalan yg lebih baik untuk masa depanku. Aku ingin membahagiakan mamaku dan orang2 yg aku cintai. YA allah kuatkan hambaMu ini melewati semuanya. Lancarkan niatku. Ya rabb as samad... #CarpeDiem

Dan untuk pasangan hidup terbaikku...ku serahkan padaMu ya Rabb... bismillah for all

Rabu, 15 Januari 2014

Kacau dan Jalanku

Isi pikiranku dan hatiku kembali mengacau. Serasa semuanya berantakkan. Aku hanya ingin pergi tapi aku ragu apakah tujuan itu bisa kucapai. Sungguh aku takut untuk tetap bertahan. Ya Allah lindungi aku dan tunjukkan jalan yg terbaik.aminnnn....

Ternyata rasa kacau itu telah menemukan jawabannya. Walau hanya berupa pegangan awal tapi itu sunggah bermakna. Alhamdulillah ya Rabb... telah menghadirkan mereka. Semoga aku bisa lebih sabar dan bertahan... bismillah... trims ya Rabb.. as samad

8 Maret 2026 - Angin Sampaikan Rindu

1 Tahun aku tidak menulis di blog ini... Tahun 2025, merupakan tahun titik balik hidupku Tahun 2025, membuatku berani melangkah Tahun 2025, ...