25 Juni 2014 semuanya terlihat sedikit demi sedikit siapa kamu... sahabatku. Yah aku anggap kamu sahabatku. Aku sayang kamu seperti saudara sendiri. Tapi semua berubah. Allah membukakan mataku. Sapa kamu sebenarnya... walau banyak sesal,aku terlalu percaya ke kamu. Semua rahasiaku ditanganmu. Tapi nasi sudah jadi bubur.
Yang makin aku tau kini... jangan pernah mengangtungkan nasib ke sesama manusia, jangan pernah mengharap balasan kebaikan kita ke orang lain, lihat positif sesorang walau hanya 1% dr 100% walau sulit dan salat adalah rem serta cahaya kehidupanQ.
Trims mama k2 ku... sabarkan dan kuatkan aku ya Allah... bismillah... carpe diem.
Sabtu, 28 Juni 2014
Selamat tinggal nyanyok...
Langganan:
Postingan (Atom)
Aku Hanya
Banyak hal yang ingin aku tulis Rangkaian isi hatiku ini terlalu penat dan bertumpuk Aku hanya ingin disayang Aku hanya ingin bisa berekspr...
-
Syahdu lantunan ayat suci terdengar hingga ke hati ini. Aku rindu tanteQ. Aku ingat akan kenanga malam tahun baru kemarin di lantai 4 rumah ...
-
NINO Keponakan pertamaku Aku akui sampai kini aku masih belum siap menjadi tante Tante yang bisa sabar Tante yang bisa seperti ibu untuk...